Liburan ke Kusuma Agrowisata Waterpark dengan Harga Tiket Masuk Cuma 10 ribu Sampai 31 Desember 2018

Mungkin ada sebagian orang yang belum mengetahui, apa itu Kusuma Agrowisata? tapi kalau saya sebut Kota Wisata Batu, pasti semua orang tahu kan. Kusuma Agrowisata terletak di bagian selatan Kota Batu, jika Anda pernah ke Museum Angkut atau Jawa Timur Park 1 maka akan ada penunjuk jalan ke arah selatan atau ke kiri tepat di depan Museum Angkut.

Sekilas Kusuma Agrowisata

Kusuma Agrowisata menjadi salah satu pelopor Wisata Agro di Indonesia sejak 1991. Kusuma Agrowisata merupakan wisata agro dengan fasilitas hotel dan villa. Di tempat wisata Kusuma Agro Kota Batu, juga tersedia wisata petik di kebun apel, jambu merah, buah naga, stroberi, jeruk dan sayuran hidroponik. Bukan hanya itu, Kusuma Agrowisata juga memiliki wisata outbound seperti War Game, ATV, dan Flying Fox.

Kusuma Agrowisata Waterpark Kota Batu
Kusuma Agrowisata Waterpark Kota Batu

Dapat Extra Liburan Tanpa Persiapan

Perjalanan menuju Kusuma Agrowisata Waterpark terkesan ugal-ugalan, karena dilakukan tanpa persiapan. Satu hari sebelumnya mendapat kabar dari grup WhatsApp anak Kos Telor Asin oleh salah seorang penghuni, bahwa sedang ada tiket promo 10 ribu per kepala yang bisa dibeli di agen terdekat.

Tiket Promosi Kusuma Agrowisata Waterpark

Semua orang antusias dengan harga tiket masuknya, termasuk saya yang juga mengiyakan. Tapi beberapa menit kemudian kegembiraan saya berubah menjadi konyol, karena baru ingat jika esok minggu ada COD Herbal yang sudah di-set sejak 2 hari lalu. Heh mateng koen cocotmu, jadi akhirnya saya berusaha woles dan chat konsumen agar bersedia jam pengantaran dimajukan sekaligus diskusi dengan kurir yang notabene teman sekos pula. ini gimana kok bisa luput (mungkin saya masih lelah dengan perjalanan dari Banjarnegara beberapa hari yang lalu).

Singkatnya, setelah diskusi pendek dan saran dari beberapa teman. Saya memutuskan untuk berangkat 30 menit lebih awal bersama dengan pasangan sah pada hari Minggunya. Titik COD yang dipilih di sekitar SMK PGRI 3 Tlogomas, setelah serah terima barang. Saya langsung menuju ke lokasi pertemuan menunggu yang lain untuk berangkat ke Kusuma Agrowisata Waterpark.

Karena tidak mungkin menunggu dengan perut kosong, akhirnya Kami memutuskan untuk sarapan Soto Lamongan di seberang SPBU Junrejo. Tidak ada pilihan lain, hanya makanan sejuta umat ini yang aman di perut. Harganya pun cukup murah 2 porsi + air mineral gelasan hanya 25 ribu, porsinya manol (tanya mbah google, apa itu manol).

Salah Pilih Tempat Parkir, Lumayan Jalan Kakinya

Setelah selesai sarapan, Kami berdua bergegas menunggu rombongan rotom anak Telor Asin di barat SPBU Junrejo mencari sikit tempat berteduh. Satu per satu datang dan akhirnya bablas menuju Kusuma Agrowisata Kota Batu dengan beriringan tanpa voreder, haha.

Dalam perjalanan ini yang ikut ada sekitar 14 orang dewasa dan termasuk 2 orang anak, anaknya owner Mie Ayam Cinta. Naik motor kita, ndak gengsi-gengsian. Perjalanan awal dimulai dari Sawojajar (bukan labirinnya), melewati Sulfat – Ciliwung – Suhat – Dinoyo – Landungsari – Sengkaling – Junrejo – JP3 – Pasar Batu – JP 1 – Musium Angkut – Kusuma Agrowisata Waterpark.

Di atas adalah jalurnya, jadi kami ini ndak pake mampir ke JP3, JP1, Musium Angkut apalagi belanja dulu ke pasar Batu nanti malah kelamaan. Kebetulan saja di jalur tersebut sudah ada penanda tempat wisata (walaupun aslinya saya ndak apal nama daerahnya, woahaha).

Saran saya, servis dulu kendaraan Anda sebelum ke Agro karena jalan menanjak bro. Nah ini penting, saat kami sudah sampai di depan Kusuma Agrowisata. Sempat kebingungan mau masuk di jalan yang mana, karena ada 3 jalan masuk. Pertama jalan yang kurang familiar seperti jalan masuk ke daerah terlarang, kedua yang tengah menuju ke hotel (pasti bukan ini), ketiga jalan masuk ke petik stroberi.

Keputusan akhir, terdengar dari abang tukang bakso mari mari sini aku mau beli #eh maksudnya dia bilang gini “parkir sana aja langsung masuk gratis”. Entah telingaku yang salah dengar, tapi aslinya bayar 3 ribu per motor dan barisan motor itupun masuk bertemu dengan rusa jomblo penyambut wisatawan. Setelah diamati dengan mata minus, ternyata ada rusa lain di sebelahnya di kandang yang berbeda. hehe, boleh difoto dilarang kasih makan sosis bakar, ayahab nanti kamu kena semprit. (berasa masih nyanyi abang tukang bakso)

Banyak Gaya, Cuma Bayar 10 ribu di Agro Waterpark

Dari tempat parkir yang ada rursanya, Kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju tempat wisata Agro Waterpark. Setelah berjalan beberapa menit dan beberapa orang satpam Agro Waterpark, maka tibalah Kami mentok di pos Security terakhir yang di sampingnya ada tempat parkir (sepertinya gratis). Tidak menunggu lama, rombongan Telor Asin langsung masuk ke semacam pendopo sebagai pintu masuk dan menukar tiket promosi Kusuma Agrowisata Waterpark ke petugas loket.

Saat area Waterpark sudah di depan mata dan terdengar riuh gemericik air serta teriakan anak-anak. Salah dua orang dari kami mengajak berkeliling terlebih dahulu, katanya “mosok renang sek, engkok kumus-kumus maneh” (translate cari sendiri).

Spot foto banyak gaya Kusuma Agrowisata Waterpark
Spot foto banyak gaya Kusuma Agrowisata Waterpark

Jadi kami berkeliling dulu, dan berfoto ria di taman edukasi gratis. Untuk bisa berfoto di balon udara yang seolah terbang dan berayun-ayun di langit, cukup bayar 10 ribu per wahana kali ya (namanya apa sih). Kalau mau banyak gaya dan gratis, foto sendiri bawa kamera sendiri. Kalau mau PRO ada mas fotografernya bisa paketan sekitar 25 ribu. Hasil jepretan kami, tidak sebagus masnya tapi yang penting hepi.

Spot terakhir, Waterpark Bonus Suara Biduan

Saya yang kadang menjadi pencari “mutiara”, nyeletuk “modal kolam renang seperti ini, sudah bisa ngomset setiap bulan”. Btw, pencari “mutiara” maksudnya adalah mencari ide bisnis yang bisa dibisniskan. Sebenarnya banyak yang bisa dijadikan uang dan produsennya pun melimpah seperti gazebo, terpal, pagar BRC, ban renang (entah apa itu namanya), plorotan (apa nama kerennya), jasa pembuatan kolam, paving, payung tenda, dll. Nah itulah yang saya maksud. (anu mempromosikan diri sendiri jadinya, sebagai internet marketer).

Baca juga :   Doodle Art Karya Gaby, Salah Satu Alumni STIKI Malang

Hanya dua orang yang tidak berenang, saya dan mahasiswinya bu Yunita. Tidak berenang karena tidak nyaman dengan celana pendek yang ada, gerak dikit udah melorot. Kalau alasan si mahasiswi ga ikut berenang, saya sih ga nganu wkwkwk tapi dia nyumbang lagu untuk dosennya. Sebenarnya ada satu orang lagi yang rencananya tidak berenang, tapi dia gagal mempertahankan usahanya.

Liburan di Kusuma Agrowisata Waterpark Menulisartikel.com
Liburan di Kusuma Agrowisata Waterpark Menulisartikel.com

Ya kira-kira sekitar 1,5 – 2 jaman berlalu, menunggu orang-orang itu berenang. Akhirnya mereka berhenti karena hujan cukup deras dan mereka bergantian untuk ganti baju. Kemudian mabar (makan bareng dengan bekalnya masing-masing), ternyata ada yang bekal nasi bungkus, ayam goreng dan sambal. Tapi anu, saya ga ikutan makan, lagi sombong perutnya cuma 2 suap aja dari istri dan nggak nyaman pula dengan sakit kepala sebelah sedari Jumat.

Sekitar pukul 13.00 waktu setempat, Kami memutuskan untuk fobar di dekat gazebo sebagai kenang-kenangan dan menuju masjid di  area Kusuma Agrowisata yang lokasinya terjepit diantara villa. Mungkin bisa dipertimbangkan untuk membuat jalan setapak lagi yang mudah untuk diakses dari mana saja, agar para wisatawan mudah dalam menjalankan ibadahnya.

Pulangnya dari Agro Waterpark, Mampir Andok Bakso Pak Wit di Ksatrian Kota Malang

Cukup lama kami berdiskusi di tempat parkir yang ada Rusa jomblonya (hush, ada temannya itu mungkin pasangannya). Kami berdiskusi, kemana lagi tujuannya. Apakah pulang atau ke alun-alun KWB atau makan bakso pak Wit?

Dengan pembicaraan yang diselingi salak pondoh manis dari Banjarnegara dan pengalaman salah seorang yang pernah ke sini pada awal-awal buka, akhirnya diputuskan. Andok bakso pak Wit Ksatrian, dimana itu tempatnya? Di bawah ini akan saya cantumkan maps-nya.

Perjalanan pulang dimulai dengan jalan turun tanpa gas yang berarti. Melalui jalan tembusan melewati perumahan elite hingga jalan belakang JP1 dibantu bapak-bapak tukang parkir, yang bisa tembus melewati Eco Green Park dan JP2. Di tengah perjalanan, kami berdua ngobrol “cerdas juga yang punya Jatim Park”.

Jadi ceritanya, rombongan Telor Asin ini lewat jalur belakang. Mungkin istilah ini hanya bisa dipahami oleh orang Malang atau yang terbiasa PP jalur tersebut. Cerita sikit nih, Kalau Anda sedang di Malang Kota dan berencana melakukan perjalanan menuju barat bisa ke Kusuma Agro dan JP Grup atau lainnya. Anda bisa memilih salah satu dari 3 Jalur yang biasa dipilih yaitu:

Jalur Tengah/Utama

lewat Kota – MT. Haryono – UMM Pusat – Sengkaling – UIN 2 – Batu

Jalur Utara/Karanglo

Opsi 1: lewat Kota – Fly over Arjosari – Bentoel Karanglo – Karangploso – pertigaan polsek Karangploso belok kiri – jalan sampai mentok, terus belok kanan – Batu

Opsi 2: lewat Kota – Fly over Arjosari – Bentoel Karanglo – Karangploso – pertigaan polsek Karangploso lurus – pasar Karangploso – jalan sampai mentok, belok kanan ke Selecta & Cangar, belok kiri Batu ikuti rambu

Jalur Belakang

Opsi 1: lewat Kota – UB – ITN 1 – UIN belakang – Taman Merjosari – UNITRI – Belakang terminal Landungsari – ikut jalur arah Predator Park – RS Baptis – JP 2 – arah Museum Angkut belok kiri

Opsi 2: lewat Kota – MT. Haryono – UMM Pusat – Pertigaan Sengkaling – ikut jalur arah Predator Park – RS Baptis – JP 2 – arah Museum Angkut belok kiri

Opsi 3: bisa cek maps atau yang lebih jitu ajak temanmu Asli Malang dan orang yang sudah lama tinggal di Malang Kota pasti tahu ketiga jalur tersebut

Keputusan melewati jalur belakang, karena jalur utama diberlakukan jalan satu arah setiap akhir pekan. Sehingga tidak mungkin melewati jalur yang sama. Meskipun sudah melewati jalur tikus, tetap yang namanya Kota Malang apalagi MT. Haryono setelah McD Watugong bisa macet ke arah Betek, karena di sini pertemuan dari 3 jalur.

Dengan kemacetan yang HQQ, rombongan tercecer. Beberapa bertemu kembali di lampu lalin Jl. Semeru dan melanjutkan perjalanan menuju warung Bakso Pak Wit. Beruntung, di warung tersebut masih lengang. Jadi tidak perlu berdesakan (meskipun saya langsung duduk, menahan migren tetap di ambang batas). Beberapa menit selesai menikmati Oskab Malang, langsung pret pret pret jepret kamera mengabadikan tujuan perjalanan akhir Kami.

Bakso Pak Wit Ksatrian Kota Malang

Sesampainya di Kos Telor Asin Sawojajar Gang 15, Kami sibuk mencari tempat parkir masing-masing. Sedangkan saya harus kembali keluar menuju toko listrik mencari bahan kue (beli auto start namanya).

Pin Lokasi Wisata Kusuma Agrowisata Waterpark Batu

Kesimpulan

Biaya yang dikeluarkan:

Tiket 14 @Rp. 10.000 bonus 1 tiket, jadi hanya bayar Rp. 130.000 saja di Agen Kusuma Agrowisata Waterpark – Tiket di loket sekitar 25ribu untuk weekend dan 20ribu untuk weekdays.

Pengeluaran pribadi:

BBM Rp. 25.000 (PP dan sampai artikel ini diterbitkan)

Sarapan dadakan Rp. 25.000 (2 porsi)

Foto ayunan langit Rp. 10.000 (1 orang)

Bakso 2 porsi dan es degan Rp. 20.000

Sebenarnya sangat murah biaya main ke Kusuma Agrowisata Waterpark, dengan HTM Promosi 10 ribu Kita sudah bisa berkeliling, berenang dan foto sepuasnya. HTM tidak termasuk wisata petik buah, sewa kostum dll.


Sekian artikel perjalanan saya bersama teman-teman Kos Telor Asin ke Kusuma Agrowisata Waterpark. Informasi terbaru Tiket Promo Agro Waterpark diperpanjang hingga akhir tahun 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *