Doodle Art Karya Gaby, Salah Satu Alumni STIKI Malang

Untuk menciptakan sebuah rasa, maka saya juga perlu suatu rasa yang lain untuk mendukung proses tersebut terwujud. Sehingga, saya memutuskan untuk menghias salah satu bagian blog ini dengan Doodle art. Sebenarnya ada banyak pilihan jenis gambar atau foto di pixabay.com. Tapi, saya lebih memilih yang orisinil sesuai dengan ide di dalam otak yang kemudian dikerjakan oleh seorang teman.

Kepiawaiannya dalam menggoreskan tinta dengan beragam tema, dan pengalaman jam terbang yang tinggi. Membuat saya yakin dengan hasilnya, apalagi sebelumnya ia juga pernah dipercaya oleh istri membuat doodle art seperti di bawah ini, untuk kenang-kenangan tanggal pernikahan kami.

Doodle Art Karya Alumni STIKI Malang
Doodle Art Karya Alumni STIKI Malang

Doodle Art

Sudah tahu doodle art? Ayo kita baca penjelasan berikut, yang saya pindahkan dari schoolpouringrights.com

Doodle art adalah teknik mengambar spontan yang bentuknya Freehand semua bentuk bisa termasuk kedalam doodle. Teknik menggambar Doodle seperti teknik menggambar pada umumnya yang biasa menggunakan Arsir, Blok, Linear, Dusel, Pointilis, Aquarel, dan Plakat. Menurut Lei Melendres, Doodle art terbagi menjadi 3 yaitu :

1. Unplanned Doodle atau bisa disebut teknik menggambar doodle dengan cara spontan atau tanpa sketsa.
2. Semi Unplanned Doodle atau bisa disebut Teknik menggambar doodle dengan spontan/ langsung tetapi menggunakan sketsa.
3. Planned Doodle atau bisa disebut Teknik menggambar doodle dengan rencana terlebih dahulu atau dengan menggunakan sketsa agar hasilnya lebih terkonsep dan terbilang rapi.

Saya agak bingung mau menulis ulang, karena inti dari doodle art adalah berupa goresan acak dan spontan. Meskipun ada beberapa kondisi terencana sesuai permintaan dan tema tertentu.

Komunitas Doodle Art Malang

Menurut istri saya, doodle art sudah menjadi hobi bagi Gaby. Karena sejak kuliah ia sering menggambar yang seperti ini. Yups, kami berasal dari tempat kuliah yang sama namun beda angkatan. Saya yang lebih tuir, lebih sedikit berinteraksi dengan Gaby. Hanya sesekali berjumpa dan nggak titen, jadi ada beberapa mahasiswi dengan wajah agak mirip (alasan umum 🙂 ).

Doodle Art Karya Alumni STIKI Malang
Doodle Art Karya Alumni STIKI Malang

Dari hasil penelusuran di mbah Google, saya menemukan satu sumber mengenai Komunitas Doodle Art di Kota Malang. Yang salah satu kepengurusannya, diketuai oleh Gaby periode 2017 silam. Keren ya, dari hobi masuk komunitas kini menjadi sebuah profesi (bisa dikatakan begitulah, opini saya).

DAM sebenarnya merupakan keluarga dari Doodle ArtIndonesia (DAI). Dimana DAI memiliki perwakilan di setiap regional daerah, DAM salah satunya.

“Komunitas ini dibentuk oleh Jeffry Bachtyar pada tanggal 25 Agustus 2016. Awalnya ya karena kecintaannya pada gambar dan ingin punya komunitas dalam bidang tersebut. Sehingga dibikinlah komunitas DAM. Dari komunitas itu pinginnya bisa berkarya bareng-bareng, tentunya dalam hal positif.”, ungkap Yovinda Gaby Alvareza, ketua DAM periode 2017.

Jadi, itulah sepenggal informasi yang saya pindahkan juga. 🙂

Baca juga :   Kepiting Mamak, Juaranya Kepiting Medan Siap Makan!!

Alumni STIKI Malang

STIKI Malang telah banyak menghasilkan para jagoan dan pakar di bidang IT dan bidang-bidang lain di luar IT murni, salah satu contohnya Doodle Art ini yang digeluti oleh Gaby hingga hari ini, beberapa kali mengadakan workshop membuat doodle, satu diantaranya membuat doodle dengan hp masing-masing peserta.

Kalau Anda berpikir, bahwa lulusan IT akan berakhir sebagai DB, DA, NA dan sebagainya. Anda salah! Kuliah di STIKI Malang setelah lulus boleh jadi apa saja, jadi power ranger pun boleh. Power ranger membangun bisnis dan perusahaan dengan semangat kerja sama tim dan kekeluargaan. Mau contoh? Malang Strudel yang Anda kenal sekarang. Dikomandoi oleh Alumni STIKI Malang, CEO nya bernama Donny Kris.

Malang Strudel diciptakan dengan “misi utama fokus memperkenalkan Malang sebagai destinasi pariwisata. Semakin dikenal, kunjungan wisatawan ke Malang juga meningkat. Usaha Malang Strudel pun bisa ikut berkembang. Kita mengharapkan keberkahan dari majunya pariwisata Malang,” papar Teuku Wisnu, diamini CEO Malang Strudel Donny Kris Puryono.

Saya meyakini satu hal, Malang Strudel tidak akan sebesar sekarang jika didalamnya tidak ada semangat teamwork dan kekeluargaan yang terbangun solid. Yakin ini opini saya 🙂

Siapa lagi? Anda kenal Denny Santoso? Digital Marketer Indonesia yang selalu menebar virus bisnis dan sukses melalui workshop nya di Surabaya dan beberapa kota lain di Jawa ini, juga salah satu alumni STIKI Malang yang sukses.

Ada lagi? banyak, banyak sekali. Istri saya pun kini menjadi crafter bunga flanel dan tidak lagi mendesain. Dia sudah terlalu cinta dengan dunia crafter, hingga Kami sepakat membuat blog duniacrafter.web.id. Belum ada isinya, masih domain saja. Nantinya blog tersebut akan diisi oleh beberapa orang salah satunya saya, dan masih saya carikan penulis lagi yang profesinya sebagai crafter juga atau Kami saja yang wawancara mereka. 🙂 Agar “warna” tulisannya sesuai dengan hati kami.

Doodle Art Karya Alumni STIKI Malang
Doodle Art Karya Alumni STIKI Malang

Baiklah, demikian artikel pada kesempatan kali ini yang membahas mengenai Doodle Art yang saya jadikan sebagai background blog ini. Dan dibuat oleh salah seorang adik tingkat kami, Gaby seorang freelancer Doodle dan ilustrasi. Jangan sungkan-sungkan menghubunginya.

Bagikan secara gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *