WOW Service is Care. Saya Layani Pakai Hati Pak!

No comments

WOW Service is Care - Suatu siang yang terik, seperti biasa Saya mengelola beberapa pekerjaan deadline dan sesekali melayani customer yang salah jadwal datang ke kantor. Walaupun ada rekan kerja lain, entah kenapa saat itu hanya Saya yang selalu ditunjuk melayani customer ketika master of master tidak di tempat. Padahal keilmuan juga B aja.

Saya cuma andal melayani customer yang terkadang seperti banteng bagi rekan kerja lain. Saat itu ada seseorang bernama, sebut saja Pak S. Bapak ini adalah orang yang berjasa bagi teman-temannya di kampus dan bagi Kami juga.

Hari itu, suasana di kantor mendadak seperti jalan raya yang baru saja terjadi kecelakaan, banyak orang terlibat membantu tapi bantuan tersebut malah merepotkan. Waaah, luar biasa nggak sih dengan perut lapar hingga nggak mood makan siang dan uring-uringan selama perjalanan pulang saat sorenya.

Saya termasuk orang yang tas tess tas tes ketika ada masalah maka masalah itu harus ada solusinya entah jangka pendek atau langsung selesai saat itu juga. Lak kesuwen sampluk ae, utowo langsung ditinggal turu!

Jadi, Bapak S ini melayangkan komplain bahwa tugas ilmiah yang Kami tangani ternyata bermasalah pada struktur penulisan, dan kerennya lagi tidak ada satupun dari Kami yang mengerjakan pekerjaan tersebut. Setelah Saya layani sesuai isi buku Wow Service is Care, Bapak S langsung tenang. Slow down ya pak...
Pengalaman Sebagai Customer Service

Saya sempat terbawa suasana untuk meluapkan amarah, tetapi sejurus teringat perkataan master of master, tetap tenang apapun yang terjadi dan iyakan dahulu permintaan customer. Bapak S ini luar biasa looh, dia sempat beberapa kali menahan marahnya kepada rekan kerja saya, karena entah apa alasannya rekan kerja terbawa suasana tiba-tiba nyolot pelan (menurut saya ya, ojo nesu). wagelase ini! siang-siang menjelang perut lapar.

Kalau ingat peristiwa itu, Saya masih sedikit marah terhadap rekan  kerja tersebut, tapi yaudahlah. Mungkin karena itu, Saya jadi tahu kenapa harus melayani customer dengan berbagai karakter tersebut. Dan bisa ditulis kisahnya di blog ini.

Sebenarnya ini blog apa sih? Saya juga bingung, pokok menulisartikel.com isinya mengenai apa yang ingin saya ceritakan. Hahaha, ambil aman :)

Buku WOW Service is Care sangat membantu pada situasi yang sangat rumit. Bahkan untuk melayani kemauan rekan kerja yang mustahil pada saat ini. Sempat ingin melamar sebagai kepala customer service, Saya belokkan untuk menekuni hobi yang telah lama tertunda yaitu menulis.

Oh iya, rekan kerja saya yang itu sudah S3 sekarang. Alhamdulilah impiannya tercapai. Lalu siapa yang mengerjakan job ilmiah itu? Teman Kami yang freelance. Hahaha
WOW Service is Care

Pesan dari cerita ini adalah perbaiki komunikasi dengan semua orang di dalam tim, baik internal maupun eksternal dan yang masih terkait dengan proyek yang sama. Komunikasi yang saya maksud bukan dilamain bergosipnya, tapi memang cara menyampaikan unek-unek, cara menyanggah, dsb. Jadi buat Kamu yang mengalami hal serupa, intropeksi diri dulu, kemudian ajak bicara temanmu, dst.

Note: Only a member of this blog may post a comment.