Saya bukan penikmat kopi yang tahu detail tentangnya, tapi saya tahu soal dia. Kopi tidak bisa diminum sebelum diseduh dengan air. Jangan kau campurkan logika dengan perasaanmu, karena mereka tidak akan pernah menyatu.  Paham honey duh duh!!

Kopi punya nama berdasarkan nama daerahnya. Sebut saja ada Kopi Dampit dan Kopi Arjuno. Bisa ditebak kan!! Meskipun tempat mereka tumbuh dari dalam tanah kaya nutrisi, rasa yang mereka bawa berbeda seperti rasamu memandangnya.

Sudah 2 hari ini saya menyeduh kopi Arjuno tanpa gula, berharap ada rasa yang bangkit. Rasa untuk tetap mencinta dan bahagia. Meskipun saya paham, nikmatnya seduhan kopi letaknya di lidah dan bahagia letaknya di hati.
credit pixabay

Oleh karena itu, saat saya meraih pouch Kopi Arjuno dan merogohnya dengan sendok makan. Saya berusaha diam dan menikmati setiap menit untuk mendapatkan aroma khas Kopi. Ya!! aroma itu yang saya tunggu.

Aroma yang semakin wangi ketika air panas itu mengguyurnya. Seperti tanah gersang yang dihujani rahmatNya. Ada aroma hujan yang akan kamu rindukan ketika kemarau betah menggodamu.

Kopi itu harus diseduh honey duh duh!!

Kadang kala saya mencari alasan, kenapa saya sangat ingin menikmati seduhan kopi. Sayangnya, tidak ada satupun alasan yang mau mampir ke otak ini. Apakah mereka perlu uang sewa untuk mampir? Entahlah honey duh duh!!

Pernah sebelum ini, Saya mendapatkan Kopi dari suatu tempat, rasanya begitu pahit. Pikir saya, saya tidak akan menyeduh kopi lagi meskipun sangat ingin.

5 tahun berselang. Kamis lalu, tidak sengaja saya membuka status wa seorang teman yang menawarkan kopi. Saya pikir, mungkin sudah saatnya kopi itu diseduh lagi.

Setelah berdiskusi, saya minta rekomendasinya untuk konsumen penikmat kopi seduhan. Dia rekomendasikan, "Kopi Arjuno ae mas, ga sepiro o pait, ready dino senin".

Kopi itu harus diseduh besok honey duh duh!! Jerit saya dalam hati.

Sembari menunggu Senin. Saya mencoba untuk tetap tenang dan mengerjakan semacam tugas pemasaran online.

--
Siapa honey duh duh? teman khayalan di artikel Kopi itu Harus Diseduh
Siapa dia di paragraf pertama? istri saya
Siapa Dia di paragraf menjelang akhir? penjual kopi arjuno